Connect with us

News

MAN IC Akan Terima 2.180 Siswa dari 24 Provinsi

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | ACEH TIMUR – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia Aceh Timur kembali menerima siswa-siswi tahun ajaran 2019/2020. pada Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) MAN Insan Cendekia di 24 propinsi MAN IC kembali menerima peserta didik sebanyak 2.180.

Shulfan, S.Ag, M.Sc Kepala Madrasah MAN IC mengatakan “MAN Insan Cendikia Aceh Timur merupakan model satuan pendidikan jenjang menengah yang memadukan pendidkan agama islam (PAI) dengan pengayaan pada bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai khas utamanya.” Ujarnya.

Lebih lanjut Shulfan mengatakan, MAN IC Secara sadar di bangun karena dorongan kebutuhan ideal yaitu, menghasilkan lulusan pendidikan tingkat menengah berbasis ke islaman yang kuat di bidang iman dan takwa (IMTAK) Akhlak mulia, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan seni budaya untuk menjawab tantangan yang di hadapi oleh masyarakat.

Kemudian Shulfan mengatakan seperti tahun lalu, seleksi ini serentak dilaksanakan dan pendaftaran siswa di mulai tanggal 18 Februari s/d 15 Maret 2019 melalui website www.madrasah.kemenag.go.id/snpdb2019 atau www.icat.sch.id.

Tahun 2019 pelaksanaan ujian menggunakan CBT atau Komputer dengan tempat pelaksanaan tes akan di informasikan selanjutnya.

”Kami di MAN Insan Cendekia Aceh Timur sudah membentuk panitia dan bahan- bahan sosialisasi seperti brosur dan pusat informasi SNPDB guna membantu masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan anaknya di MAN IC Aceh Timur, “ Tandas kamad Shulfan, S.Ag, M.Sc.

Shulfan berharap meski seleksi secara nasional, namun anak-anak Aceh harus lebih banyak kouta yang lulus nantinya, sehingga kehadiran Lembaga yang di cetus Pak HABIBI tersebut dapat dirasakan oleh anak-anak di mana MAN IC berada.[.]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Oknum Geuchik Pungut Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah Dari Warga Rp 500 Ribu

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | ACEH TIMUR – Geuchik Gampong Seubebok Pangou, Kec. Banda Alam, Kab. Aceh Timur diduga memungut biaya pembuatan sertifikat tanah dari warganya, sementara pembuatan sertifikat tanah tersebut sudah digratiskan oleh pemerintah Republik Indonesia untuk masyarakat kurang mampu. Kamis, 14 Febuari 2019.

Menurut keterangan Muhammad bahwa, geuchik di gampongnya itu meminta uang pembuatan sertifikat kepada warga sebesar Rp 500.000.00 (Lima Ratus Ribu Rupiah ) Apabila tidak diberikan, maka sertifikat tersebut di tahan oleh geuchik.

“Sebelumya geuchik tidak memberi tahu bahwa pembuatan sertifikat ini gratis, yang diberitahukan bahwa ada pembuatan sertifikat secara serentak di desa kami dengan biaya Rp 500 ribu/sertifikat,” ujar Muhammad kepada awak media beberapa waktu yang lalu.

Namun seiring berjalannya waktu, Masyarakat baru mengetahui jika pembuatan sertifikat tanah tersebut tidak dipungut biaya alias di gratiskan.

“Saya juga ada mengkonfirmasi kepada pihak BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Aceh Timur beberapa hari yang lalu, namun mereka menjelaskan bahwa pembuatan sertifikat tersebut gratis, dan pihaknya tidak menyuruh untuk mungut biaya itu pada siapapun,” sambung Muhammad.

Hal yang sama juga disampaikan Nasruddin (34), Bahwa geuchik meminta uang pembuatan sertifikat sebesar Rp 500 ribu, “Benar, uang tersebut dimita kepada masyarakat yang membuat sertifikat tanah, apabila tidak diberikan maka sertifikatnya ditahan.” Jelas Nasruddin.

Masyarakat berharap kepada aparat penegak hukum untuk menindak lanjuti perkara tersebut,” Kami berharap kepada aparat penegak hukum agar segera menindak lanjuti perkara ini, karena kami tidak ingin masyarakat terus dibodohi oleh para penguasa terutama dalam kasus ini,” harap kedua masyarakat tersebut.

Geuchik Gampong seneubok Pangou, Idris membenarkan pemungutan uang tersebut, dengan alasan untuk biaya administrasi. “Itu sudah dibahas di Jakarta, karena biaya tersebut untuk biaya adminstasi saat mengurus sertifikat tersebut ke kantor BPN Kota langsa dan hal itu merupakan hasil kesepakan bersama,” ungkap geuchik.

Sementara saat dikonfirmasi hal tersebut kepada Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Aceh Timur melaui pesan WhatsApp belum mendapatkan jawaban. Saat dihubungi melalui telepon celuler juga tidak dapat dihubungi.[.]

Continue Reading

News

Menteri Sofyan A Djalil Mendukung Transformasi IAIN Ke UIN

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | LANGSA — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Dr. Sofyan A Djalil, SH, MA, MALD mendukung transformasi atau perubahan status kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menjadi Universitas Islam Negeri.

Hal itu diutarakannya kepada Rektor IAIN Langsa bersama para Wakil Rektor dan Kepala Biro AUAK dalam pertemuannya dengan pimpinan kampus IAIN Langsa di ruang kerja Rektor, rabu (13/02/2019) siang.

Menurut Menteri asal Aceh ini, lembaga pendidikan tinggi seperti IAIN mempunyai peran yang sangat bagus dalam melahirkan alumni yang berkiprah dan mengisi ruang baik di pemerintahan, pedidikan dan jabatan politis.

”Dulu tidak ada sekolah agama, yang ada pendidikan agama di pesantren, jadi yang masuk perguruan tinggi adalah anak-anak bukan beragama islam, sedangkan anak-anak yang beragama islam setelah selesai dipesantren tidak tau mau melanjutkan perguruan tinggi lagi, jadi perlulah IAIN sebagai kelanjutan pendidikan agama”katanya.

Dikatakan Sofyan A Djalil, untuk pengembangan keilmuan, IAIN sebagai Institusi Islam belum mewarnai nilai Islam yang sesungguhnya yang konprehensif, yang mencakup berbagai aspek kehidupan, untuk itu diperlukan pengembangan lembaga pendidikan dari IAIN menjadi UIN.

“Kajian-kajian di IAIN masih terbatas, kedepan harus bisa menjadi UIN,”tukasnya.

Usai bertemu dengan pimpinan kampus IAIN Langsa, Sofyan A Djalil memberikan kuliah umum kepada mahasiswa mengenaini kesiapan Indonesia menghadapi revolusi industri 4.0.

Dihadapan mahasiswa Sofyan A Djalil mengajak mahasiswa untuk tidak termakan berita hoaks, karena Islam mengajarkan untuk selalu mengkroscek (tabayyun) bila ada berita yang belum tentu kebenarannya.

“Kalau kamu punya semangat optimis, berfikir positif, tidak termakan berita hoaks, pasti kamu bisa sukses, jika adik-adik ingin di industri 4.0, maka perbaiki jejak digitalmu,”tuturnya.

Sementara itu, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA meminta kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia untuk dapat mendukung IAIN menjadi UIN.

Salah satu bentuk dukungan yang diharapkan Rektor adalah perluasan lahan untuk pengembangan kampus.

“maka untuk memenuhi keperluan administrasi-administrasi negara tidak bisa serta merta saja IAIN ini bisa kita ubah menjadi UIN, kita membutuhkanbanyak sekali persyaratan-persyaratan termasuk diantaranya tanah yang memadai untuk pendirian gedung-gedung, tempat ruang belajar dan berbagai fasilitas perguruan tinggi yang memadai,” jelasnya.

“Menurut perkiraan para perencana, 50 hektar tanah untuk IAIN Langsa insyaallah untuk tahap awal barangkali memadai dan ini kita sampaikan kepda bapak Menteri yang tentu saja mempunyai knsen yang sangat tinggi untuk pengembangan lembaga pendidikan,”tambahnya lagi.

Zulkarnaini mengucapkan terima kasih kepada menteri yang telah hadir di kampus, semoga kedatangan menteri Sofyan A Djalil dapat memberikan motivasi dan semangat untuk kemajuan kampus.

“Selain untuk mepererat ukhwah islamiyah, kehadiran bapak Menteri juga dapat memberikan motivasi untuk kemajuan kampus,”tutupnya.

Zulkarnaini juga menceritakan secara singkat sejarah lahir kampus IAIN Langsa yang dulunya belum memiliki gedung perkuliahan, namun berkat kerja keras dan dukungan semua pihak IAIN Langsa memiliki lahan dan bangunan sendiri.[.]

Continue Reading

Daerah

PII Aceh Timur Bentuk PK PII Kemukiman Aluelhok

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | ACEH TIMUR — Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh Timur lanjutkan pergerakan dengan membentuk Pengurus Komisariat (PK) kemukiman Aluelhok, PK tersebut di bentuk dalam rapat yang di langsungkan di Madrasah Tsanaiwiyah Negeri (MTsN Aceh) Timur pada, Minggu (3/02/2019).

Dalam rapat tersebut terpilih Riad sebagai Ketua umum, Muhammad sebagai sekretaris umum, Reza bendahara umum dan Hayatun Nufus ketua Korda PII Wati.

Kegiatan ini juga di hadiri oleh keluarga besar PII Aceh Timur yang di wakili oleh Muhammad Yusuf kepala Mukim Aluelhok, Ahmad Fauji yang juga Geuchik Snb Teungoh, Irfan Ibrahim Awner Mahligai Ponsel dan Munir ketua umum PII Aceh Timur

“PII merupakan organisasi pengkaderan, di bentuknya pengurus komisariat sebagai bentuk implementasi dari ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh Kader PII, juga sebagai wahana berlatih untuk menjadi pemimpin,” ujar Munir.

Kemudian lanjutnya, adapun tujuan dari PII yakni kesempurnaan pendidikan dan kebudayaan bagi segenap bangsa dan umat manusia.

“Sudah semestinya PII hadir di tengah-tengah masyarakat, sebagai anak umat, kita harapkan dengan terbentuknya PK PII Kemukiman Aluelhok maka lahirlah kegiatan-kegiatan yang dapat membawa perubahan bagi pendidikan pelajar di kecamatan setempat,” katanya.

Sementara itu, Putra komandan brigade PII Aceh Timur yang hadir dalam rapat tersebut, mengatakan bahwa dalam waktu dekat, PK kemukiman Aluelhok akan mengadakan Festival untuk mengasah prestasi para pelajar di kecamatan Perlak Timur.

“Kita akan memfokuskan kegitan PII pada pengembangan soft skill dan hard skill, sehingga para pelajar mampu dan siap ketika berada dalam lingkungan sekolah, madrasah dan di Gampong nya sendiri,” katanya.

Lain halnya dengan Irfan Ibrahim keluarga besar PII Aceh Timur ia mengatakan bahwa KB PII akan terus mensupport kegiatan yang di gelar PII selama itu bermanfaat untuk bangsa dan negara republik Indonesia.

“Dengan izin Allah SWT, kita akan senantiasa bersama dengan adik-adik PII Aceh Timur, terlebih hari ini kembali terbentuk PK PII Kemukiman Aluelhok, sebagai alumni PII kita sudah seharusnya mendukung pergerakan yang di lakukan kedepannya,” Pungkas Irfan.[.]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KLIKSATU CORNER

Advertisement

Facebook


Trending

%d blogger menyukai ini: