Connect with us

Entertainment

Status Instagram Bani Seventeen Dianggap sebagai Firasat

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | Duka mendalam sedang dirasakan grup band Seventeen yang kehilangan salah satu personel dan manager saat terjadi tsunami di Tanjung Lesung.

Sang bassist, Muhammad Awal Purbani dan road manager Seventeen Oki Wijaya meninggal dalam peristiwa nahas Sabtu malam kemarin itu.

Penggemar dan netizen pun dibuat terenyuh saat mengucapkan bela sungkawa di akun almarhum Bani @baniseventeen di Instagram.

Pasalnya, ada dua posting-an Bani yang dianggap netizen seperti firasat sebelum kejadian malang menimpanya.

Pertama posting-annya yang mengingatkan manusia untuk Qanaah yaitu bersyukur merasa cukup dengan nikmat yang diberi Allah.

“Qanaah itu lebih baik karena kita di dunia ini cuma sementara,” tulis Bani sambil menggunggah foto selfie pada 8 Desember 2018. Dia memakai jaket hitam dan kaus hitam putih dipadu celana hitam.

Di posting-an terakhirnya Bani juga menggunggah foto bersama putri kecilnya di atas motor di antara area persawahan.

“Hore, bapakku pulang,” tulis Bani.

Dua foto itu dianggap netizen dan penggemar sebagai tanda dan firasat yang sudah dirasakan almarhum Bani.

Netizen dan penggemar pun ramai-ramai mendoakan Bani di kolom komentarnya di Instagram. Seperti diketahui, Bani menjadi korban meninggal  dalam peristiwa tsunami saat Seventeen manggung mengisi acara gathering pegawai PLN.


Sumber : JPNN.com

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pariwisata

Wisatawan asing ke Sabang meningkat 98 persen

Published

on

By

KLIKSATU.CO.ID | SABANG – Imigrasi Sabang, Provinsi Aceh mencatat kunjungan wisatawan asing dari berbagai negara di Asia, Eropa hingga Afrika ke Pulau Weh (Sabang) meningkat hingga 98 persen pada 2018 dibandingkan tahun lalu.

“Kunjungan wisatawan asing ke Sabang meningkat tajam, tahun 2017 kunjungannya 3.387 orang dan pada tahun 2018 kunjungannya 6.691 orang,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang, Anton Helistiawan di Sabang, Selasa.

Ia menjelaskan wisatawan asing yang berkunjung ke Sabang berasal dari Asia, Eropa hingga Afrika. Mereka melakukan kunjungan wisata ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dengan kapal pesiar, kapal layar, dan bahkan ada yang menggunakan pesawat pribadi.

“Jadi pada tahun 2018, kunjungan wisata asing dari pelabuhan laut Sabang 6.691 orang ditambah pesawat pribadi dari Kuala Lumpur dan langsung mendarat di Bandara Maimun Saleh Salang 21 orang,” sebut Anton.

Sepanjang tahun 2018 Pulau Weh atau lebih dikenal Sabang, kedatangan ?lima kapal pesiar, 77 kapal yatch, empat kapal perang dan kapal militer serta kapal penumpang masing-masing satu armada.

“Kedatangan kapal pesiar tentu memberikan dampak positif bagi ekonomi pelaku usaha industri pariwisata di Sabang karena mereka turun dari atas kapal lalu menggunakan jasa angkutan umum seperti becak dan mobil. Mereka juga berbelanja sovenir di Sabang,” ujar dia.

Kepala Unit Kepelabuhanan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) Zulkarnaini Abdullah membenarkan, sepanjang tahun 2018 Kota Sabang kedatangan lima kapal pesiar, dan 77 kapal layar.

“Syukur Alhamdulillah kunjungan kapal pesiar dan kapal yacht terus meningkat ke Sabang. Tahun ini ada lima kapal pesiar ditambah kapal layar (yacht) 77 armada,” kata dia.

Pihaknya mengaku akan terus melakukan promosi industri wisata bahari kepada komunitas kapal pesiar dimancanegara serta komunitas kapal layar agar kunjungan wisatawan asing terus meningkat berkunjung ke palau terlaur paling barat Indonesia.

Wisatawan domestik maupun internasional ketika berlibur ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) kerap kali melakukan aktifitas wisata penyelaman di atas permukaan laut (snorkling) di kawasan Pulau Rubiah serta menyelam di kedalaman 15 hingga 60 meter.

Para wisatawan juga bisa menikmati hamparan pantai pasir putih “Iboih dan Sumur Tiga” yang menghadap langsung ke laut lepas Samudera Hindia dan Selat Malaka.

Selanjutnya monumen nasional Tugu Kilometer Nol Indonesia serta destinasi wisata heritagge lainnya seperti Benteng-Benteng Jepang.


Sumber : Antara

Continue Reading

Entertainment

Dibebaskan, Vanessa Angel Dikenai Wajib Lapor

Published

on

By

KLIKSATU.CO.ID | JAKARTA — Vanessa Angel diperbolehkan pulang oleh penyidik, Ahad (6/1/2019) sore, setelah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Jawa Timur sejak ditangkap Sabtu (5/1/2019) kemarin. Vanessa sementara ini berstatus sebagai saksi korban dan dikenakan wajib lapor selama polisi mendalami kasus prostitusi online yang diduga melibatkan Vanessa.

Selain Vanessa, model majalah dewasa Avriellia Shaqqila juga turut dikenai wajib lapor.

“Sementara dua artis itu wajib lapor,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim.

Barung mengatakan penyidik telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan Vanessa dan Avriella. Keduannya yang telah ditahan di Mapolda Jatim itu yakni Endang (ES) berusia 37 tahun, dan Tentri (TN) berusia 28 tahun.

Keduanya dipersangkakan melanggar pasal 27 ayat 1 Jo pasal 45 ayat 1 undang-undang No 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik, dan pasal 296 jo pasal 506 KUHP. Sementara itu Kasubdit V Siber Ditreskrimsus AKBP Harissandi mengatakan, penetapan sebagai saksi dengan diikuti kewajiban wajib lapor tersebut lantaran pihaknya masih ingin menggali beberapa hal lagi dari saksi korban

Saat diamankan pada Sabtu (6/1) ES diketahui, berada di hotel yang sama dengan VA, namun mereka berada di kamar berbeda.
Sedangkan TN, diamankan kepolisian pada malam harinya, di sebuah apartemen di bilangan Jakarta Timur.

“Kenapa kita suruh wajib lapor kita pingin nyari transaksi keuangnnya, dari korbannya semuanya,” ujar Harissandi.

Akui Status sebagai Saksi Korban

Sementara itu usai menjalani pemeriksaan, Ahad sore, Vanessa Angel yang keluar dari gedung Subdit V Cyber Crime Polda Jatim usai diperiksa 24 jam, menyampaikan permintaan maaf. Didampingi sahabatnya Jane Shalimar, Vanessa yang mengenakan kaus putih langsung membacakan kalimat permintaan maaf yang ditulisnya di secarik kertas.

“Saya Vanessa Angel, meminta maaf atas kegaduhan yang telah terjadi atas segala opini dan asumsi yang telah terbentuk di masyarakat maupun media sosial,” kata dia.

Lebih lanjut, Vanessa juga mengaku bahwa kesalahan dan kekhilafan yang ia lakukan telah merugikan banyak orang. Selama menjalani proses pemeriksaan, Vanessa juga mengaku diperlakukan dengan baik oleh penyidik Polda Jatim.

Ia menyebut dirinya kini baru menyandang status sebagai saksi. “Saya berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu saya dan memperlakukan saya dengan baik selama ini, dan selama menjalani pemeriksaan sebagai saksi, saksi korban,” ucap Vanessa.

Ke depan, Vanessa menyebut dirinya akan kooperatif mengikuti segala prosedur pemeriksaan yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian.

“Ke depan saya akan mengikuti prosedur pemeriksaan yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian,” kata Vanessa.

Artis yang membintangi sejumlah film televisi (FTV) itu lalu meninggalkan Polda Jatim. Vanessa yang disebut memiliki tarif kencan senilai Rp80 juta diamankan polisi di salah satu kamar hotel Surabaya. Dia ditangkap bersama asistennya, dan satu orang lagi yang diduga sebagai mucikari.

Sedangkan Avriellia, yang mematok tarif Rp 25 juta dalam sekali kencannya diamankan di pintu keluar Tol Waru Sidoarjo, saat dalam perjalanan menuju hotel. [•]


Editor: Saiful Haris

Continue Reading

Human Interest

Seorang Pelajar Mualaf Ikuti Pendidikan Karakter PII di Aceh Utara

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | ACEH UTARA — Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh Utara gelar pendidikan karakter atau Leadership Basic Training (LBT) pada 23 – 30 Desember 2018, kegiatan tersebut mengusung tema “Membina Pelajar Yang Religius dan berintegritas”. Senin (01/01/2019).

Dalam kegiatan tersebut di ikuti oleh pelajar dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Dayah, uniknya dalam kesempatan Training LBT PII Aceh Utara di ikuti oleh seorang pelajar mualaf asal Nias namanya Habaku, dia sudah lama bekerja di Pekan baru di sebuah perkebunan Sawit, Habaku penasaran dengan Islam itu seperti apa tanya dia pada teman nya muslim itu. Sampailah Allah SWT mengilhaminya masuk Islam menjadi nama nya Muhammad Yusuf.

Sekarang Yusuf sendiri memilih Aceh sebagai tempat mendalami ilmu pengetahuan Islam berada di Dayah Wasliyah yang di pimpin oleh Tgk baka adik (abu Ibrahim Bardan) Gampong Matang Drin Tanah Jambo Aye Aceh Utara.

Pelajar asal Nias, yang sudah lama bekerja di Pekan Baru&masuk Islam di pekan baru tersebut memilih memeluk agama Islam setelah menyakini bahwa Islam agama yang sebenarnya, dan meninggalkan agama Kristen sejak tiga bulan yang lalu. Sampai di Aceh ,Sebulan di Aceh langsung mengikuti Basic training PII Aceh utara Yang di adakan di SMAN 3 Citra Bangsa.

Ketua umum PD PII Aceh utara Rizki Fauzan sangat bersyukur dengan kehadiran Saudara Muslim, kehadiran seorang Mualaf Muhammad Yusuf asal Nias pada basic training kali ini.

“Semoga diberikan kekuatan ilmu pengetahuan dan iman yang kuat dalam Islam serta Istiqomah dalam Perjuangan menuntut islam,dan dijalan PII Yusuf bisa sukses study.sukses Organisasi, sebagai alat Tempat berjuang, Menjadi pribadi muslim,” Ujarnya.

Pada sebelum nya masa ketua Safrizal priode 2016-2017 ada seorang mualaf juga nama Islam nya Abdul Aziz yang sekarang ia melanjutkan Sekolah Menengah atas di MAN 1 Aceh Utara Harapan Rizki semoga PII bisa berkontribusi terhadap bangsa Indonesia.

“Dalam hal hal positif dimanapun dan kapan pun. kami berharap semoga ada uluran para dermawan memberikan sedikit rezekinya untuk mualaf ini M.yusuf karena ia yatim piatu, karena didalam Rizki kita ada rezeki orang lain,” tutup ketua Rizki Fauzan.(.)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KLIKSATU CORNER

Advertisement

Facebook


Trending