Connect with us

Daerah

35 Desa di Aceh Barat Jadi Pilot Project Desa Muslimin

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mencanangkan 35 desa yang tersebar di 12 kecamatan sebagai pilot project Desa Muslimin.

Bupati Aceh Barat Ramli MS, saat peluncuran serentak Desa Muslimin di Desa Paya Baro Kecamatan Woyla Timur mengatakan, Desa Muslimin tersebut merupakan program penunjang untuk keberhasilan penerapan syariat Islam secara kafah di kabupaten itu.

“Kalau pemahaman agama matang di dalam masyarakat, maka hal-hal yang bersifat negatif dapat ditanggulangi dengan mudah. Jika itu berhasil mungkin aparat penegak hukum tidak perlu lagi bekerja lelah menindak kejahatan, sebab semua sudah baik karena paham agama dengan benar,” kata Ramli, Kamis (6/12/2018).

Perilaku menyimpang yang terjadi selama ini, kata Ramli, merupakan akibat dangkalnya pemahaman ilmu agama. Itulah sebabnya, hal itu tidak bisa terus dibiarkan, karena akan semakin memperburuk kehidupan bermasyarakat.

Dia mengatakan, program Desa Muslimin ini bukanlah program yang bersumber dari dana APBD, melainkan sumbangan para pegawai di Aceh Barat yang sangat peduli terhadap penerapan syariat Islam.

“Jadi ini baru percontohan yang anggarannya bersumber dari sumbangan pegawai, kalau ini berhasil mungkin ke depan dapat dimasukkan dalam program dana desa,” ujarnya.

Ramli menjelaskan, di Desa Muslimin tersebut nantinya anak-anak yang masih berumur 12 tahun dituntun untuk bisa melaksanakan salat jenazah dan menjadi hafizh Quran.

Bagi para bagi wanita, juga akan diajarkan berhijab secara benar, dan melakukan kebiasaan mengaji di setiap rumah usai salat magrib.

Desa Muslimin juga mendapat pembinaan bidang kesehatan modern dan kegiatan yang membuat para pemuda jauh dari narkoba.

“Kita harapkan kampung muslimin menjadi pilot project bagi daerah lain,” katanya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

PII Aceh Timur Bentuk PK PII Kemukiman Aluelhok

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | ACEH TIMUR — Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh Timur lanjutkan pergerakan dengan membentuk Pengurus Komisariat (PK) kemukiman Aluelhok, PK tersebut di bentuk dalam rapat yang di langsungkan di Madrasah Tsanaiwiyah Negeri (MTsN Aceh) Timur pada, Minggu (3/02/2019).

Dalam rapat tersebut terpilih Riad sebagai Ketua umum, Muhammad sebagai sekretaris umum, Reza bendahara umum dan Hayatun Nufus ketua Korda PII Wati.

Kegiatan ini juga di hadiri oleh keluarga besar PII Aceh Timur yang di wakili oleh Muhammad Yusuf kepala Mukim Aluelhok, Ahmad Fauji yang juga Geuchik Snb Teungoh, Irfan Ibrahim Awner Mahligai Ponsel dan Munir ketua umum PII Aceh Timur

“PII merupakan organisasi pengkaderan, di bentuknya pengurus komisariat sebagai bentuk implementasi dari ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh Kader PII, juga sebagai wahana berlatih untuk menjadi pemimpin,” ujar Munir.

Kemudian lanjutnya, adapun tujuan dari PII yakni kesempurnaan pendidikan dan kebudayaan bagi segenap bangsa dan umat manusia.

“Sudah semestinya PII hadir di tengah-tengah masyarakat, sebagai anak umat, kita harapkan dengan terbentuknya PK PII Kemukiman Aluelhok maka lahirlah kegiatan-kegiatan yang dapat membawa perubahan bagi pendidikan pelajar di kecamatan setempat,” katanya.

Sementara itu, Putra komandan brigade PII Aceh Timur yang hadir dalam rapat tersebut, mengatakan bahwa dalam waktu dekat, PK kemukiman Aluelhok akan mengadakan Festival untuk mengasah prestasi para pelajar di kecamatan Perlak Timur.

“Kita akan memfokuskan kegitan PII pada pengembangan soft skill dan hard skill, sehingga para pelajar mampu dan siap ketika berada dalam lingkungan sekolah, madrasah dan di Gampong nya sendiri,” katanya.

Lain halnya dengan Irfan Ibrahim keluarga besar PII Aceh Timur ia mengatakan bahwa KB PII akan terus mensupport kegiatan yang di gelar PII selama itu bermanfaat untuk bangsa dan negara republik Indonesia.

“Dengan izin Allah SWT, kita akan senantiasa bersama dengan adik-adik PII Aceh Timur, terlebih hari ini kembali terbentuk PK PII Kemukiman Aluelhok, sebagai alumni PII kita sudah seharusnya mendukung pergerakan yang di lakukan kedepannya,” Pungkas Irfan.[.]

Continue Reading

Daerah

Suryadi Pimpin PWI Bireun

Published

on

By

 

KLIKSATU.CO.ID | BIREUN – SURYADI (Pemimpin Redaksi / Penanggungjawab PT Media Kabar Bireuen) sebagai ketua PWI Kabupaten Bireuen periode 2018-2021, secara aklamasi, Sabtu (2/2/2019) yang berlangsung di Oprrom Meuligoe, Bireuen.

Sementara Sekretaris PWI Bireuen dijabat Hamdani SE,MSM dan Bendahara, Ihkwati SP.

Sebelumnya, Plt Ketua PWI Aceh, Aldin,NL dalam pesannya sebelum pelaksanaan konggres V tersebut mengharapkan agar pers memiliki tiga fungsi, kontrol, edukasi dan entertain tetap menjunjung tinggi kebenaran.

“ Pada konfernsi ini kita netral, supaya memberi contoh, di tingkat pusat juga seperti itu, netral. Hal  ini untuk mengembangkan demokrasi, biarkan kawan-kawan di daerah yang memilih,” sebutnya.

Konferensi V PWI Kabupaten Bireuen Tahun 2019, bertemakan Menuju Pers Profesional, Beretika dan Anti Hoax itu dipimpin oleh Iranda Novandi.

Sebagai informasi sebelumnya, pemilihan Ketua PWI Bireuen yang dilaksanakan pada 30 Agustus 2018 lalu, diikuti dua kandidat, yaitu Suryadi dan Ariadi B Jangka berakhir deadlock dan ditunda.

Hal itu dikarenakan, perolehan suara kedua calon sama.


Laporan : Asnawi

Continue Reading

Daerah

10 Kecamatan di Aceh Barat Dibekali Cara Operasi SIM GAM

Published

on

By

KLIKSATU.CO.ID | MEULABOH – Sebanyak puluhan kepala desa di 10 dari 12 Kecamatan di Kabupaten Aceh Barat mulai dibekali pengetahuan tentang pengoperasia aplikasi Sistem Informasi Manajemen Gampong (SIM GAM).

Untuk memaksimalkan penguasaan terhadap aplikasi tersebut, para kepala desa nantinya akan mengutus seorang aparatnya untuk dilatih sebagai operator oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Rakyat Aceh (PRA).

Direktur LSM PRA, Zulfahmi mengatakan, aplikasi tersebut akan mulai diterapkan di pemerintahan desa pada bulan Maret mendatang, saat ini pihaknya masih melatih para kepala desa untuk terampil dan memahami tentang pengoperasian aplikasi yang dapat diakses melalui smarphone tersebut.

“Program akan di malai pada bulan maret ke depan setelah melakukan assesmant di seluruh desa untuk di input data kedalam sistem aplikasi,” kata Zulfahmi, Kamis (31/1/2019).

Aplikasi tersebut, kata dia, memiliki kelebihan sendiri bagi aparatur desa, selain akses informasi yang mudah, proses penginputan data kependudukan juga sangat aman di dalam aplikasi SIM GAM.

Di setiap desa di Kabupaten Aceh Barat nantinya akan ditentukan seorang operator yang telah dilatih pihaknya untuk menguasai sistem tersebut. Sehingga admin itulah yang memiliki peran untuk memasukan data ke dalam aplikasi agar bisa di akses masyarakat.

“Sepeti administrasi yang menyangkut dengan surat menyurat, aset desa,data kependudukan yang falid, serta monev keuangan yang terintergrasi langsung dengan Siskedes,” sebutnya.

Dari 12 kecamatan, lanjutnya,, hanya Kecamatan Arongan Lambalek dan Kecamatan Bubon belum diberikan sosialisasi tentang program tersebut. Ia memastikan seluruh desa di kecamatan akan diberi sosialisasi tentang SIM GAM dalam minggu ini. []

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KLIKSATU CORNER

Advertisement

Facebook


Trending

%d blogger menyukai ini: