Connect with us

Pendidikan

Duta Baca STAIN 2018 Terpilih

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | MEULABOH – Anri Hamzah dan Zaitun Afni keluar sebagai juara dalam ajang penobatan pemilihan Raja dan Ratu Baca yang dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan.

Keduanya dinobatkan sebagai Raja dan Ratu Baca Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Tahun 2018 setelah unggul dari 10 finalis yang tampil pada Grand Final yang dilaksanakan di Aula kampus setempat, Kamis (22/11/2018).

Adapun Finalis yang tampil pada Grand Final tersebut yakni Fathur Rizki yang tampil sebagai juara 2 dan Ida Sartina sebagai Juara 2 sedangkan Dimas Pramadana dan Rica Rahayu masing masing tampil sebagai Juara 3.

Kepala UPT Perpustakaan Dian Ayuningtyas, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan minat baca mahasiswa mahasiswi dan menumbuhkan budaya literasi dikalangan mahasiswa.

Lebih lanjut disampaikan, nantinya para pemenang yang sekarang disebut para Duta Baca ini menjadi contoh bagi mahasiswa yang lain dalam memanfaatkan fasilitas Perpustakaan juga dapat membantu mensosialisasikan Perpustakaan agar lebih sering kepustaka.

“Mengingat Perpustakaan masih sepi dari intensitas pengunjung mahasiswa,” katanya.

Ketua Panitia Pelaksana pemilihan Raja dan Ratu Baca STAIN 2018 Irma Maulinda, SIP mengatakan acara ini sebagai sebuah trobosan yang dilakasanakan oleh UPT Perpustakaan.

Dirinya berharap agar kegiatan ini menjadi salahsatu daya tarik atmosfir akademik di Kampus STAIN. Irma juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh sivitas akademika yang terlibat dalam kelancaran kegiatan tersebut.

“Ini juga bertujuan untuk mengedukasi bahwa perpustakaan itu tidaklah membosankan” Jelasnya.
Irma yang juga seorang Pustakawati ini, berniat untuk menyelenggarakan kegiatan serupa ditahun berikutnya dengan format yang lebih baik lagi.

Ratu Baca STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh 2018 Zaitun Afni mengungkapkan rasa syukur atas terpilihnya Ia sebagai Ratu Baca, Ia menjelaskan terpilihnya dirinya merupakan tanggung jawab besar untuk memajukan dan mebudayakan literasi dikalangan mahasiswa.

Afni yang juga Mahasiswa Program Studi Bahasa Arab ini berharap dapat membantu UPT Perpustakaan untuk mejalankan berbagai program yang direncanakan.

“Seluruh peserta pemilihan Raja dan Ratu Baca, akan bersama-sama mewujudkan STAIN berbudaya baca,” Tandasnya. ()

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

IAIN Langsa Wisuda 408 Mahasiswa

Published

on

By

KLIKSATU. CO. ID |LANGSA  — Sebanyak 408 Mahasiswa dari berbagai Fakultas di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa lulus, seluruhnya di wisuda pada rapat senat terbuka wisuda sarjana strata satu (S1) periode I tahun 2018 di kampus setempat. Selasa (12/12/2018).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. H. Basri Ibrahim, MA dalam laporanya menyampaikan kegiatan wisuda sarjana Strata Satu IAIN Langsa hari ini merupakan proses kegiatan akademik satu semester ganjil tahun akademik 2018/2019 yang telah menghasikan lulusan sebanyak 408 orang yang berasal dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) 37 orang, Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 16 orang, Prodi Pendidikan Matematika (PMA) 65 orang, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) 48 orang dan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 13 orang.

Kemudian, dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) 76 orang, Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) 32 orang, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) 29 orang, Prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) 30 orang, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) 7 orang dan Prodi Perbankan Syariah (HES) 55 orang, sebut Basri Ibrahim.

Dikatakannya, wisuda merupakan momentum tanda berakhirnya tugas layanan dan asuhan secara formal IAIN Langsa kepada mahasiswa dalam mengembangkan potensi mahasiswa menjadi insan yang beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, berilmu sesuai bidang keahliannya dan memiliki kemandirian dalam memecahkan masalah.

Sementara, Rektor Institut Agama Islam Negeri Langsa, Dr. H. Zulkarnaini, MA menyampaikan berbagai apresiasi dan prestasi yang telah diperoleh khususnya oleh individu mahasiswa, dosen maupun lembaga Institut Agama Islam Negeri Langsa yang telah mengantarkan Institut Agama Islam Negeri Langsa sebagai lembaga yang dikenal baik di Tingkat Provinsi, Nasional, maupun Internasional.

Tidak hanya itu, sambungnya, dalam meningkatkan reputasinya, Institut Agama Islam Negeri Langsa memandang bahwa kerjasama lintas sektoral telah menjadi suatu kebutuhan dalam mewujudkan keberhasilan dalam mencapai tujuan. Dalam kurun waktu selama kurang lebih 5 (lima) tahun terakhir, IAIN Langsa telah melakukan penguatan terhadap berbagai kegiatan kerja sama dan pengembangan dengan berbagai lembaga, baik di dalam maupun luar negeri.

“Mudah-mudahan wisuda yang diselenggarakan ini, menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali bangkit dan menata hari esok yang lebih baik, dengan berbekal modal nyata yang kita miliki hari ini”, ucap Rektor IAIN Langsa.

Adapun yang meraih predikat cumlaude pada wisusa ke XXIII tahap III Tahun 2018 yakni, Muhammad Aulia Nafis,SE dengan IPK 3,88, Meftahul Jannah,SH IPK 3,82 Miftahul Jannah,S.Sos IPK 3,78 Dwi Mutia,SE IPK 3,79 Rahmah Rizqika Koswara,S.Pd IPK 3,70 Sri Rahayu,SE IPK 3,70 Fatimah Zahara,SH IPK 3,69 Intan Khairuni, SH IPK 3,69 Yuli Anggiana Zhaky,SE IPK 3,69 Lola Nirmala,SE IPK 3,68.[•]


 

Continue Reading

Pendidikan

Wisuda Abulyatama bersama anak yatim

Published

on

By

Wakil Rektor Unaya Usman, M.Si bersama Ketua STMIK Abulyatama Iqbal, ST., MT saat penyerahan ijazah.

KLIKSATU.CO.ID | BANDA ACEH — Sebanyak 346 lulusan dari Universitas, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) serta Akper Abulyatama melaksanakan wisuda ditingkat diploma, sarjana Strata I dan profesi, di aula Nyak Syech kampus Abulyatama, Sabtu (1/12/2018).

Selain dihadiri Direktur Pembinaan Kelembagaan Kemenristek Dikti Dr Totok Prasetyo M, hadir Ketua Yayasan Abulyatama, Dr M Khadafi SH MH, Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah Aceh Prof. Faisal, SH.m MH, Kepala Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Dr. Dr. Azharuddin, SpOT.K-SPINE, Ketua Ikatan Alumni Abulyatama Aliman Selian, Mpi., M.Si, serta sejumlah undangan termasuk para orang tua/wali mahasiswa dan para anak yatim yang turut mendapat santunan dari para wisudawan/ti.

Dalam amanatnya di depan ratusan wisudawan, Rektor mengingatkan bahwa saat ini dunia memasuki fase perubahan besar dan revolusioner yang dikenal dengan nama Revolusi Industri 4.0.

“Ini adalah sebuah fase yang secara umum tentang otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi pabrik, robotic dan artificial intellegence (kecerdasan buatan), Artinya, penggunaan robot dan mesin akan benar-benar menggantikan peran manusia di masa kini dan mendatang.,” katanya.

“Karena itu selain harus memiliki keterampilan teknis (hardskill), generasi milenial saat ini juga harus memiliki kemampuan softskill. Kemampuan softskill itu adalah kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, paham manajemen konflik, punya rasa ingin tahu yang tinggi, dan bertanggung jawab. Jika softskill ini dilengkapi dengan pola pikir yang cerdas serta akhlak yang mulia, maka itu akan menjadi jalan menuju kesuksesan di era Revolusi Industri 4.0 ini,” jelasnya.

Memiliki akhlak mulia, menjadi penekanan dalam pidato amanat Rektor kepada wisudawan, yang juga tertuang dalam tema wisuda kali ini. Karena itu, budaya sungkem kepada orang tua dan penyantunan anak yatim oleh wisudawan, terus dilestarikan, tradisi sungkem ini mencerminkan rasa hormat kepada orang tua yang telah banyak berkorban, dan penyantunan anak-anak yatim mengandung nilai kepedulian kepada sesama.

Pada kesempatan tersebut, kepala LL Dikti Wilayah Aceh Prof. Faisal menyampaikan terimakasih sebanyak-banyak kepada Yayasan Abulyatama, yang telah meringankan beban Pemerintah dalam hal pengembagan Pendidikan bagi masyarakat Indonesia khususnya Aceh, prof. Faisal mengatakan, sebenarnya ini tugas Pemerintah, tetapi Yayasan Abulyatama sudah ikut membantu mengurangi tanggung jawab pemerintah. [•]


Editor: Saiful Haris

Continue Reading

Edukasi

Mahasiswa KPM IAIN Langsa Gelar Festival di 3 Kecamatan

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | LANGSA – Kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM ) kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa tahap III tahun 2018 yang di tempat di Kota Langsa mengadakan kegiatan akhir yaitu Festival KPM yang di pusatkan di gedung DPD II KNPI Kota Langsa, berlangsung pada 22-26 november 2018. Kamis (22/11/2018).

Kegiatan Festival tersebut di buka Pemerintah Kota Langsa dalam hal ini di wakili oleh Abdullah Gade,M.Pd asisten II Pemerintahan Kota Langsa yang kerap di sampa dengan panggillan Waled (Ayah).

Dalam Sambutannya waled menyampaikan apresisasi sepenuhnya kepada mahasiswa KPM IAIN Langsa, semoga dengan apa yang di laksanakan oleh mahasiswa dapat membuahkan hasil, kita berikan nilai plus kepada para panitia yang mempersiapkan kegiatan selama empat hari ini.

Selanjutnya Irwansyah ketua panitia kegiatan Festifal mengatakan , ”kegaiatan ini adalah kegiatan gabungan tiga kecamatan yang menjadi wilayah tempat mahasiswa KPM, yaitu Langsa Lama, Langsa Barat dan Langsa Timur.” Ujarnya.

Kegiatan ini merupakan inisiatif dari para mahasiswa untuk mengadakan kegiatan gabungan.

”iya, untuk kali ini kita tidak mengadakan kegiatan perkecamatan, tetapi kita bergabung dengan tiga kecamatan dan mengadakan satu kegiatan bersama, dan ini merupakan inisiatif dari teman-teman, dengan mengadakan 9 cabang lomba.” Tuturnya.

Kemudian ia juga menambahkan dengan kegiatan gabungan ini para peserta lebih kompetitif, karena para peserta bukan hanya dari satu kecamatan saja.Proses pembukaan juga dimeriahkan dengan penampilan tarian ranup lampuan yang di pesembahkan oleh sanggar tari gampong mutia.

Adapun 9 cabang yang di perlombakan yaitu, baca puisi islami, Kaligrafi Khat Naskhi, Fashion Show, Tarian Kreasi, Pidato, Shalat Fardhu Kifayah, Azan, Catur dan Futsal KPM Cup. yang memperbutkan juara terbaik desa dan juara terbaik kecamatan.

Usai mengadakan pembukaan Festival KPM IAIN Langsa Tahap III, kegiatan di lanjutkan dengan Seminar Motovasi dengan menghadirkan Putra-putri Langsa yang berprestasi di kancah nasional dan internasional.

“Kita Hadirkan Putra terbaik langsa dalam kegiatan seminar motovasi, kita undang bang Mukhtar,A.Md ketua KNPI Langsa dan Bang Muslem,SH.I, MM anggota DPR-RI,” Ujar Irwansyah saat memandu kegiatan.

Sementara itu Fahrul Razi saat di wawancarai awak media mengatakan, tujuan seminar kita untuk para mahasiswa yang sedang melakukan kuliah pengabdian masyarakat di wilayah Kota Langsa, sehingga dengan adanya seminar tersebut kita beharap para peserta KPM bisa termotivasi untuk semakin berinovasi di desa-desa meski kegiatan pengabdian tersebut tinggal beberapa hari lagi.

Muslem DPR RI dalam penyampaian materinya mengajak para pemuda dan mahasiswa untuk berfikir kreatif, Bergerak lokal berfikir Nasional dan Internasional.

“Anak muda Aceh hari ini harus berkarya di tingkat Nasional dan memiliki jaringan di tingkat internasional, layaknya saya hari ini anak seorang pelaut dari tanah kelahiran alukumba Aceh Timur, melanjutkan kuliah ke Jakarta dan kini telah menjabat sebagai anggota DPR RI di periode,” ujarnya.

Lain halnya dengan ketua KNPI kota Langsa, ia menyemangati para peserta dengan motivasi bergerak untuk sukses, menurutnya pemuda kreatif inovatif dan solutif sangat di di butuhkan kota Langsa sebagai kota jasa.

“Hari ini jangan tanyakan apa yang Negera berikan kepada kita, akan tetapi tanyakan pada diri sendiri apa yang dapat kita berikan untuk Negera. Saya anak seorang petani garam kini dengan tekad dan kerja keras telah memimpin KNPI periode 2018-2021 dan menjabat sebagai direktur rumah sakit Chut Nyak dhin,” ujarannya.[•]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KLIKSATU CORNER

Advertisement

Facebook


Trending