Connect with us

News

Alumni Kedokteran UNDIP Semarang Lakukan Upacara di Tugu Nol Kilometer Indonesia

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | BANDA ACEH – Sebanyak 88 orang alumni Fakultas Kedokteran UNDIP Semarang melaksanakan tour ke Aceh mulai tanggal 16 hingga 18 Agustus 2018.

Dalam tour ke Aceh tersebut, tujuan utama para alumni ini yakni untuk melaksanakan upacara peringatan 73 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di tugu 0 (nol)  kilometer Indonesia, tepatnya di Pulau Weh, Sabang.

Dalam upacara yang difasilitasi oleh Kapolres dan Pemko Sabang tersebut, terlihat para alumni Fakultas Kedokteran Undip yang berjumlah 88 orang tersebut, menggunakan pakaian adat yang berbeda-beda, bahkan dapat dikatakan mereka menggunakan pakaian adat dari seluruh wilayah di Indonesia.

Ketua Pelaksana Upacara 17 Agustus, dr. Ahmad Junaidi Sp. OG melalui wawancara mengatakan, bahwa mereka diamanatkan oleh para finishpull dari Fakultas Kedokteran Undip untuk dapat melaksanakan kegiatan tersebut.

“Yang bertujuan untuk mengisi kemerdekaan yang bersih dengan memacu semangat, perjuangan, dan kemerdekaan. Hal ini kita mulai dari titik nol kilometer Indonesia,” katanya, Jum’at (17/8/2018).

Dalam upacara tersebut, pihaknya memakai pakaian adat yang berbeda-beda, dikarenakan hal tersebut menurutnya, sadar bangsa Indonesia ini terdiri dari beberapa suku, beberapa agama, beberapa ras.

“Hal tersebut wujud dari kebinekaan di seluruh Indonesia ini,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, jika hari ini Indonesia merdeka, tentunya para pendahulu bangsa ini mengharapkan kepada generasi yang akan datang untuk mengisi Indonesia ini sesuai profesi masing-masing.

“Yang menjadi dokter jadilah dokter yang baik, yang menjadi jaksa maka jadilah jaksa yang baik, begitupun yang jadi polisi jadilah polisi yang baik,” katanya.

“Dan yang terpenting, kalau kita jadi masyarakat maka jadilah masyarakat Indonesia yang baik, sehingga negara ini diisi sebagai negara ‘baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” jelas dr. Ahmad Junaidi, Sp. OG.

Terkait kegiatan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilakukan oleh Alumni Fakultas Kedokteran Undip tersebut, membuat Presidium KAHMI Banda Aceh Angkat Bicara.

Zulhaini Sartika yang merupakan salah seorang Presidium Kahmi Banda Aceh mengatakan, Kahmi Banda Aceh sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh para alumni Fakultas Kedokteran Undip, yakni melakukan Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Tugu 0 (nol)  kilometer Indonesia, Sabang.

Zulhaini Sartika atau yang akrab disapa Kazoel ini juga mengatakan, ada dua hal yang menarik dari peringatan tersebut. Pertama, kegiatan tersebut dilakukan di Tugu 0 (nol) kilometer Indonesia, dan yang kedua terkait pakaian peserta upacara tersebut yang merangkum pakaian adat yang ada diseluruh Indonesia.

Kazoel juga mengharapkan, dalam peringatan ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia ini tentu masih banyak yang harus di benahi oleh para pemimpin negeri. Seperti persoalan kemiskinan yang belum tuntas di negeri ini.

Menurutnya, persoalan negeri bisa dituntaskan apabila pemerintah dan masyarakat bekerja sama dalam membangun negeri. [•]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Pembangunan Saluran Irigasi Lhok Guci Rugikan Warga

Published

on

By

Jalan akses menuju kebun warga yang tidak bisa lagi dilalui kendaraan warga.

KLIKSATU.CO.ID | MEULABOH – Pekerjaan pembangunan salah satu aliran saluran irigasi Lhok Guci yang terletak di Desa Alu Lhok, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat dikeluhkan warga. lantaran sebanyak 70 hektare kebun warga digenangi air sehingga menyebabkan gagal panen.

Sekretaris Desa (Sekdes) Alue Lhok, Husaini mengatakan, pengalian tanah untuk pembuatan saluran baru malah menutup aliran parit lama di lahan perkebunan warga, sehingga lahan milik masyarakat terdiri atas berbagai tanaman terendam air saat musim penghujan.

“Bukan hanya itu, pengerjaan proyek saluran irigasi lhok guci di tempat kami juga menutup akses jalan menuju perkebunan, sehingga ada petani sawit sangat sulit mengeluarkan hasil panen dari kebunnya,” kata Husaini kepada wartawan, Rabu (14/11/2018).

Pembangunan jaringan irigasi Lhok Guci di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat itu, masuk dalam proyek strategis nasional melalui penetapan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) pada 15 Juni 2017

Saluran irigasi Lhok Guci mencakupi tujuh dari 12 kecamatan Aceh Barat, total luasan area cakupan jaringan irigasi Lhok Guci saat di review menjadi 12.700 hektare, yang sedang dikerjakan untuk saluran sekitar 229 Km dan untuk luas bangunan 371 Km.

Kondisi demikian, kata Husaini, sudah berlangsung selama setahun, bahkan seluas 2 hektare tanaman cabai dan 2 hektare Kacang Tanah milik warganya gagal panen akibat tergenangi air sebab saluran lama yang ditutup pengerjaan proyek.

Pihaknya juga sudah pernah membicarakan hal tersebut dengan rekanan yang mengerjakan pembangunan irigasi Lhok Guci, namun diabaikan dan tidak digubris oleh pihak perusahaan.

“Sudah setahun lah kita seperti ini, bawa hasil panen susah, mau ke kebun susah karena pembangunan saluran irigasi ini, kita sampaikan ke pihak perusahaan yang kerja malah diabaikan begitu saja tanpa tindak lanjut,” jelasnya.

“Bahkan konpensasi terhadap yang gagal panen karena pekerjaan itu tidak ada, jadi warga mengadu terus pada saya dan kepala desa,”

Padahal, masyarakat hanya meminta pihak rekanan yang membangun saluran irigasi tersebut untuk menimbun jalan menuju kebun warga. Lantaran jalan itu rusak dan berlumpur sebab dilalui oleh alat berat milik mereka.

“Kalau dalam waktu dekat ini tidak diindahkan, masyarakat akan musyawarah kembali dan kami akan menghentikan pekerjaan secara paksa,” tuturnya. ()

Continue Reading

Daerah

TMMD ke 103 Kodim 0105 Aceh Barat Ditutup

Published

on

By

KKIKSATU.CO.ID | MEULABOH – Komandan Lanal Sabang, Kolonel Laut. Edi Harianto,SE, resmi menutup program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 Kodim 0105/ Aceh Barat di Desa Antong, Kecamatan Panton Rhe.

Saat penutupan berbagi kegiatan ditampilkan guna menghibur masyarakat pelosok untuk terakhir kalinya. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Bola Kaki Desa Ujung Raja, Kecamatan Panton Rhe.

Danlanal Sabang, Kolonel Laut. Edi Harianto mengatakan, satu bulan sejak kegiatan TMMD ke-103 ini secara resmi dibuka pada 15 oktober 2018 yang lalu, para prajurit TNI, anggota kepolisian, aparat Pemda, serta segenap komponen masyarakat telah bekerja keras, guna mencapai sasaran pembangunan, baik fisik maupun non-fisik, yang mencakup 50 desa sasaran di 50 kabupaten/kota di seluruh indonesia.

“Di setiap kegiatan TMMD ini, kita dapat menyaksikan semangat kebersamaan serta gotong royong yang terpancardi setiap wajah sekaligus cucuran keringat masyarakat dan aparat yang bersama-sama bekerja di lapangan,” ujarnya, Selasa (13/11/2018)

Hal ini, kata dia, menjadi refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen bangsa, yang memiliki visi, misi, dan tujuan bersama guna mengatasi berbagai persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan masyarakat.

Dikatakannya, guna mencapai pembangunan yang berkelanjutan, TNI bekerjasama dengan kementerian Dalam Negeri juga telah memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada aparat-aparat desa, dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola Dana Desa.

“Semua jtu menjadi bagian dari pembangunan non-fisik, yang juga diwujudkan melalui penyuluhan kesehatan, metode bertani dan beternak modern, serta sosialisasi hukum, bahaya narkoba, maupun kesadaran Bela Negara,” tandasnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk merawat hasil dari program TMMD ke 103 tersebut, sehingga daerah sekitar terus berkembang menjadi desa pesat untuk kedepannya.

Usai pelaksanaan upacara penutupan, masyarakat dan para hadirin dihibur Atraksi Yongmodo dan tampilan tari saman Aceh.

Dansatgas TMMD Letkol Kav. Nurul Diyanto mengatakan” Untuk kegiatan Penutupan TMMD kita akan menggelar atraksi beladiri Yongmodoo,  Bazarmurah,  Pengobatan gratis, Tarian Daerah Aceh, pada saat selesai upacara bertujuan untuk menghibur masyarakat,” Ujarnya.()

Continue Reading

News

Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin Kabupaten Aceh Timur Gelar Raker

Published

on

KLIKSATU.CO.ID | ACEH TIMUR — Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Kabupaten Aceh Timur menggelar rapat kerja sehari penuh di Peureulak, dalam rangka berjalannya roda kampanye Jokowi-Ma’ruf di Aceh Timur. Senin (12/11/2018).

Drs. Badlisyah Ketua Tim kampanye kabupaten Jokowi-Ma’ruf mengharapkan semua struktur tingkat kecamatan sampai gampong dapat terbentuk secepatnya, paling lambat tersebut pada 14 november 2018 mendatang.

Kegiatan tersebut di buka secara resmi oleh ketua dewan pengarah Tim pemenangan yaitu Ridwan Abubakar, S.Pd, MM, atau akrap disapa Nektu.

Dalam sambutannya Nektu menyampaikan bahwa dalam rapat kerja ini ia mengharapkan kita semua bersatu dan sama-sama saling mendukung untuk memenangkan jokowi-ma’ruf pada pilpres 2019-2024.

Selanjutnya ia mengatakan “Dalam rapat ini juga menyusun struktur mulai dari kecamatan sampai gampong untuk segera terbentuk,” ujar Nektu.

Dalam kegiatan rapat kerja Tim kampanye kabupaten Jokowi-Ma’ruf Aceh Timur tersebut juga ikut hadir semua ketua-ketua partai kualisi Jokowi-Ma’ruf.

Di antaranya yaitu, Golkar, PAN, PSI, PDI-P, Hanura, PKPI, Perindo, Nasdem dan PKB.

Dalam rapat kerja tersebut seluruh ketua partai koalisi berhadir dan sepakat untuk menyusun strategi dan langkah-langkah dalam memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Aceh Timur.[•]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KLIKSATU CORNER

Advertisement

Facebook


Trending